TEORI BEHAVIORISTIK, OPERANT CONDITIONING, KONEKSIONISME DAN SOSIAL-KOGNITIF

TEORI BEHAVIORISTIK

  • Belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, diukur dan dinilai secara konkrit. Perubahan terjadi melalui rangsangan (Stimulans) yang menimbulkan hubungan perilaku realistis (respon) berdasarkan hukum-hukum mekanistik.
  • Classical Conditioning

–          Oleh Pavlov pada tahun 1927

–          Perilaku dibentuk dengan diberikan pengkondisian tertentu dan dilakukan berulang-ulang

–          Uji coba dilakukan menggunakan anjing, lonceng dan daging.

Unconditional Stimulus/ Rangsangan Asli

========>

Unconditional Respon / Respon Asli

Daging

Anjing Mengeluarkan Air Liur

Conditional Stimulus

========>

U R

Lonceng

Anjing tidak mengeluarkan air liur

US + CS

========>

Conditional Respon

Daging + Lonceng

Berulang-ulang

Anjing Mengeluarkan Air Liur

CS

========>

CR

Lonceng

Anjing Mengeluarkan Air Liur

NB: Perlu diketahui bahwa CR akan hilang dapat hilang bila yang diberikan hanya CS tanpa US.

Baca lebih lanjut