TABEL Analisi Pengubahan Tingkah Laku 1

No Label Topografi Jumlah Durasi Latensi Kekuatan Tempat
1 Gugup Berkeringat saat tampil di depan kelas 2 kali 5 menit awal penampilan 5 menit setelah ditunjuk Presentasinya tidak lancar Kelas
2 Malas Masuk kelas terlambat 1 kali 17 menit keterlambatan 17 menit setelah bel masuk Mengganggu pelajaran Kelas
3 Marah Membentak Teman 4 kali <1 menit <10 detik setelah dilempar penghapus oleh teman lain merasa tidak nyaman karena dijahili teman Kelas
4 Pelit Tidak meminjami alat tulis kepada teman lain 3 kali <1 menit <1 menit setelah teman meminta meminjam alat tulis Teman tidak terbantu kelas
5 Bohong Izin ke kamar mandi padahal ke kantin 1 kali 30 menit 40 menit setelah pelajaran dimulai Tertinggal Pelajaran Kelas
6 Rajin Mengerjakan dan mengumpulakan tugas tepat waktu 1 kali 20 menit <20 detik setelah perintah mengumpulkan tugas Pujian dari guru Kelas
7 Supel Menyapa teman 12 kali sebelum pelajaran dimulai <1 menit <30 detik setelah kedatangan teman Mengakrabkan suasana kelas Kelas
8 Pamer Menunjukkan alat-alat tulis baru yang dimiliki 1 kali 5 menit 2 menit setelah perintah mengeluarkan alat tulis Dibenci teman Kelas
9 Percaya Diri Tampil ke depan kelas dan mengeluarkan pendapat dengan lancar 2 kali selama proses diskusi 5 menit setelah perintah untuk diskusi Presentasinya lancar Kelas
10 Jujur mengerjakan ulangan sendiri (tidak mencontek) 1 kali selama ujian berlangsung sejak menit pertama ujian Reward dan pujian  dari guru Kelas
11 Jahil melempar penghapus kepada teman 4 kali <1 menit menit ke 23, 26, 29, 48 setelah pelajaran dimulai Membuat teman marah Kelas
12 Humoris membuat lelucon 6 kali <1 menit 5-10 detik setelah adanya fenomena mencairkan ketegangan kelas Kelas
13 Baik meminjami teman alat tulis 3 kali <1 menit 2 menit setelah teman meminta pinjam alat tulis Membantu teman Kelas
14 Jorok mengupil saat pelajaran 2 kali 5 menit menit ke 22 dan 51 setelah pelajaran dimulai Dijauhi teman Kelas
15 Patuh berpakaian seragam lengkap 1 kali selama di dalam kelas sejak awal masuk kelas Lolos dari hukuman guru Kelas

TEORI BEHAVIORISTIK, OPERANT CONDITIONING, KONEKSIONISME DAN SOSIAL-KOGNITIF

TEORI BEHAVIORISTIK

  • Belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, diukur dan dinilai secara konkrit. Perubahan terjadi melalui rangsangan (Stimulans) yang menimbulkan hubungan perilaku realistis (respon) berdasarkan hukum-hukum mekanistik.
  • Classical Conditioning

–          Oleh Pavlov pada tahun 1927

–          Perilaku dibentuk dengan diberikan pengkondisian tertentu dan dilakukan berulang-ulang

–          Uji coba dilakukan menggunakan anjing, lonceng dan daging.

Unconditional Stimulus/ Rangsangan Asli

========>

Unconditional Respon / Respon Asli

Daging

Anjing Mengeluarkan Air Liur

Conditional Stimulus

========>

U R

Lonceng

Anjing tidak mengeluarkan air liur

US + CS

========>

Conditional Respon

Daging + Lonceng

Berulang-ulang

Anjing Mengeluarkan Air Liur

CS

========>

CR

Lonceng

Anjing Mengeluarkan Air Liur

NB: Perlu diketahui bahwa CR akan hilang dapat hilang bila yang diberikan hanya CS tanpa US.

Baca lebih lanjut

Permasalahan Anak Usia Taman Kanak-Kanak

Setiap anak didik tidak jarang memiliki problematika atau permasalahan yang menimpanya. Baik anak didik dari jenjang usia TK-SD, SMP dan SMA. Nah Disini, kami akan menjelaskan secara lebih mengenai problematika atau permasalahan yang menimpa anak didik khususnya anak usia TK dan SD.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa permasalahan yang biasanya muncul pada anak TK dan SD yaitu:

A. Permasalahan Fisik

1. Masalah Motorik

Permasalahan motorik anak terdiri dari motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar merupakan keterampilan menggerakkan bagian tubuh secara harmonis dan sangat berperan untuk mencapai keseimbangan yang menunjang motorik halus. Permasalahan yang sering terjadi pada anak TK adalah anak masih labil atau sulit menggerakkan bagian tubuh secara harmonis. Misalnya: berjalan, berlari, menangkap dan melempar. Selain itu juga belum sempurnanya kordinasi dalam mengontrol motorik kasar, misalnya jika ditugaskan untuk berjalan tanpa menyentuh temannya.

Baca lebih lanjut